Sabtu, 29 September 2007

Ngukur Diameter bulan Oiiiiii

Tulisan yang berikut ini akan mengungkapkan salah satu cara mengukur diameter bulan. Ehm... cukup menarik!!!! Bagaimana caranya mengukur diameter bulan pada saat keadaan kita sangat terbatas? Pasti semua bisa jawabnya (pakai teleskop aja). Tapi kini keadaannya berbeda agak jauh, yaitu kita hidup di masa renaissance dimana Galileo belum menemukan teleskop.

Nah...cara yang saya pakai kurang lebih seperti gambar ini:



Cuma bedanya kalau orang itu
memakai alat ukur semacam pakai jangka, saya hanya memakai kepala flash disk sebagai standard ukuran (tapi kalau dipikir-pikir, orang-orang di zaman itu kan belum punya flash disk!?).





Namun prinsip yang saya pakai kurang lebih sama yaitu memakai prinsip kesebandingan segitiga. Ukuran-ukuran yang saya pakai dan prinsip yang saya coba terapkan antara l
ain sebagai berikut :

A = bulan
B = bumi
C = kepala flash disk

dan sekarang kita memakai prinsip kesebangunan segitiga yaitu:

(Jarak [A-B]/Jarak[C-B]) = (Diameter A/Diameter C)

Sehingga dari persamaan tersebut kita dapat menurunkan

Diameter A = (Jarak [A-B] x Diameter C)/(Jarak [B-C])

Dan melalui penelusuran yang lebih lanjut, saya menemukan bahwa :

Jarak [A-B] =
+ 38 x 109 cm
Jarak [B-C] =
+ 60 cm
Diameter C =
+
0,6 cm

Dari semua data diatas, maka dapat dihitung bahwa diameter bulan ( Diameter A ) adalah :

3. 800-an Km

dan dari semua sumber yang bisa dipercaya, ternyata ukuran diameter bulan kurang lebih 3.500-an Km. Fiuh... ternyata gak gitu beda jauh.....

Kamis, 20 September 2007

Resume HAKI (IPR)

Pada tanggal 18 September 2007, ITB menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk tentang HaKI (hak kekayaan intelektual) atau dalam bahasa inggris biasa disebut IPR (Intellectual Property Right). Kuliah yang mengambil tempat di Aula Timur ITB dipimpin oleh seorang pembicara yang kompeten di bidangnya yaitu Bapak Danrivanto Budhijanto, S.H., LL.M in IT Law.

1. Asal mula muncul Haki
Haki bukan seperti telur yang muncul secara tiba-tiba "pluk" dari atas langit, melainkan mengalami sebuah proses yang panjang dan melelahkan. Kata Kunci yang penting dari perkembangan Haki adalah globalisasi. Thomas L. Friedman, dalam bukunya yang berjudul "The World is Flat" mengkategorikan globalisasi kedalam 3 periode beserta pelakunya, yaitu :
1. Globalisasi Version 1.0 ( <1800>
Globalisasi pada era ini dilakukan oleh pihak-pihak yang berbentuk negara (state) melalui bentuk kolonialisasi atau penaklukan daerah-daerah baru. Landasan ide globalisasi jenis ini adalah 3G (Glory, Gospell, Gold). Contoh paling riil adalah penaklukan oleh "The great Alexander" atau penjajahan Indonesia oleh Belanda
2. Globalisasi Version 2.0 (1800-2000)
Globalisasi pada era tersebut umumnya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan multi nasional (corporate). Contoh nyatanya adalah Coca-Cola yang membuka perusahaan cabang di berbagai negara.
3. Globalisasi Version 3.0 (2000<)
Pada tahap ini, pihak yang paling berperan dalam globalisasi adalah individu itu sendiri. Individu, melalui keahliannya dalam berpikir dan berpolitik, mampu mempengaruhi gerakan opini masyarakat di seluruh dunia. Contoh pihak yang paling berperan dalam globalisasi era ini adalah Bill Gates dan Soros.
Akibat dari arus globalisasi inilah maka muncul sebuah keinginan untuk melindungi buah-buah pemikiran dan karya cipta setiap orang, terutama orang-orang penting. Semua keinginan itu kemudian di implementasikan dalam bentuk HaKI.

2. Apa itu Haki????
Haki itu agak abstrak untuk dijabarkan secara terperinci. Haki adalah sebuah hak yang menganggap dan memahami bahwa setiap karya cipta yang dibuat oleh seseorang dan berasal dari pemikirannya sendiri adalah bagian mutlak dari dirinya dan terintegrasi dalam dirinya. Karya cipta itu dianggap sebagai salah satu penunjuk statusnya baik di lingkungan masyarakat maupun terhadap dirinya sendiri. Karena merupakan penunjuk keberadaannya di masyarakat maka karya cipta itu harus dilindungi. Pada intinya, Haki itu seperti payung hukum untuk setiap orang agar bebas dan terpacu untuk berkreasi tanpa takut akan diinterverensi oleh berbagai pihak.

Jenis-Jenis Haki ada 2, yaitu :
1. Hak Karya Cipta
Berupa hak khusus yang diberikan oleh negara kepada setiap pencipta karya untuk mempublikasikan, memperbanyak, atau memberi izin kepada pihak lain untuk memperbanyak karyanya dan menyebarkan karyanya.
2. Hak Kekayaan Industri, meliputi :
- paten
- Merk dagang
- Hak desain industri (desain proses pemroduksian)
- Hak desain tata letak sirkuit terpadu
- Varietas tanaman
- Rahasia dagang

3.Pendapat lintas benua

Walaupun intinya sama, pandangan setiap negara tentang haki itu sendiri berbeda satu sama lain. Namun, terdapat dua pihak raksasa yang menjadi main stream dalam cara melihat haki itu sendiri, yaitu moral right dan economical right. Penjelasannya adalah:
Moral Right :
Moral right adalah perlindungan langsung terhadap hasil karya cipta seseorang. Moral right memandang bahwa karena hasil karya cipta tersebut merupakan identitas sang pencipta, maka keasliannya harus dijaga.
Pandangan ini dipakai sebagian besar negara-negara di benua Eropa.
Economical Right :
Economical right memandang bahwa justru pembuat karya ciptanya yang harus dilindungi keberadaannya. Oleh karena itu, negara yang menganut sistem seperti ini memberikan konsep bahwa setiap penggunaan hasil karya cipta seseorang haruslah memiliki nilai ekonomi bagi si pengkarya. Pandangan ini dianut oleh negara Amerika Serikat.

4.Fair Use
Lalu...timbulah masalah baru karena Haki ini. Beberapa pihak ada yang mengeluhkan bahwa Haki ini seperti mencekik banyak orang karena setiap penggunaan sebuah karya cipta terlalu dibatas-batasi walaupun tujuan "pelanggaran" hak cipta tersebut tidak bernilai ekonomi. Melihat pandangan ini, maka munculah sistem pengecualian dalam penggunaan hak cipta. Suatu pelanggaran hak cipta tidak akan disebut pelanggaran apabila :
-Penggunaan hak cipta memiliki tujuan edukasi
-Tidak mengurangi pangsa pasar yang potensial bagi sang pencipta
-Tidak bernilai ekonomi baik secara implisit maupun eksplisit
-Bersikap rasio dalam menggunakan hak cipta (memfotocopy hanya beberapa lembar, menampilkan performance dari suatu karya cipta audio atau visual atau audio-visual dengan durasi waktu tertentu)
-Mencantumkan pengakuan atas hasil karya orang lain

Egoisme etikal, Utilitarianisme, Analisis hak

Case Description :

Di sebuah daerah di Bandung (lokasi tak disebutkan-red), terdapat sebuah desa yang berencana memasang polisi tidur di jalan yang terdapat di daerah mereka. Beberapa pihak ada yang menerima usul ini dengan alasan keamanan. Beberapa pihak lain juga ada yang menerima alasan ini sebagai salah satu sarana untuk penambahan pemasukan (semakin banyak proyek, semakin banyak pemasukan). Namun, beberapa pihak dari daerah tersebut menolak dan mengatakan proyek ini selain mengada-ada juga mengurangi efisiensi laju kendaraan.

Sebagai penjelas, saya akan menjelaskan keadaan jalan di daerah tersebut. Daerah tersebut memiliki jalan yang cukup lebar( paling maksimal 2 mobil melaju di daerah tersebut, dan itupun saling menepi sampai terlalu ke pinggir). Pengguna jalan di daerah tersebut antara lain ibu-ibu, mahasiswa yang menyewa kamar kost di daerah tersebut, anak-anak yang bermain, para pedagang, pengguna kendaraan bermotor. Keadaan jalan tersebut cukup ramai (pejalan kaki dan pedagang kaki lima) serta banyak warung disekitar daerah tersebut. Kendaraan yang lewat intensitasnya cukup tinggi dan terkadang terdapat beberapa anak muda yang memacu kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi.

Berikut adalah teknik-teknik pengambilan keputusan berkaitan dengan pemasangan polisi tidur di daerah tersebut:

1. Egoisme Etikal :

Sebagai salah seorang mahasiswa yang menyewa kost-kostan di daerah tersebut, saya pasti akan menyetujui pemasangan polisi tidur di daerah tersebut dengan alasan:

Ø Membuat saya merasa aman ketika saya harus melakukan kegiatan saya di sekitar jalan tersebut.

Ø Mengurangi kebisingan dengan jalan membuat kendaraan melaju semakin pelan ketika harus melewati polisi tidur tersebut.

2. Utilitarianisme:

Sasaran audiens yang terkena dampak :

  1. Anak-anak dan manula
  2. Orang dewasa dan paruh baya
  3. Pemakai kendaraan bermotor
  4. Mahasiswa

Option 1 :

Tak Pasang Polisi Tidur :

Keamanan anak-anak dan manula :

- anak-anak

- manula

-5 [8,-8]*

Keamanan orang-orang dewasa :

- Dewasa

- Mahasiswa

-3 [6,-6]

Kelancaran jalannya kendaraan :

- Pemakai kendaraan bermotor

7 [7, -7]

Efisiensi waktu

- Mahasiswa

- Pemakai kendaraan bermotor

7 [7, -7]

Penghematan Biaya

5 [5, -5]

Kelancaran aktifitas pejalan kaki

- Anak-anak dan manula

- Dewasa pejalan kaki

- Mahasiswa

-5 [6,-6]

Total

6

* = [nilai maksimum, nilai minimum]

Option 2 :

Memasang polisi tidur

Keamanan anak-anak dan manula :

- anak-anak

- manula

7 [8,-8]*

Keamanan orang-orang dewasa :

- Dewasa

- Mahasiswa

6 [6,-6]

Kelancaran jalannya kendaraan :

- Pemakai kendaraan bermotor

-3 [7, -7]

Efisiensi waktu

- Mahasiswa

- Pemakai kendaraan bermotor

-6 [7, -7]

Penghematan Biaya

-3 [5, -5]

Kelancaran aktifitas pejalan kaki

- Anak-anak dan manula

- Dewasa pejalan kaki

- Mahasiswa

6 [6,-6]

Total

7

* = [nilai maksimum, nilai minimum]

Kesimpulannya : Harus dipasang polisi tidur karena nilai utilitarianismenya lebih tinggi

3. Analisis Hak

Sasaran audiens yang akan dianalisis :

  1. Anak dan manula (pejalan kaki)
  2. Ibu-ibu rumah tangga (pejalan kaki)
  3. kalangan profesi pemakai kendaraan bermotor (termasuk mahasiswa)
  4. Kalangan profesi tidak memakai kendaraan (termasuk mahasiswa)

Hak-hak yang dilanggar

Tidak memasang poilisi tidur

Memasang polisi tidur

Anak-anak dan manula :

1. Hak untuk hidup

2. Hak untuk mendapat kepenuhan hidup

Anak-anak dan manula :

- (tak ada)

Ibu-ibu rumah tangga :

1. Hak mendapat kepenuhan hidup

Ibu-ibu rumah tangga :

-(tak ada)

Kalangan profesi pemakai kendaraan bermotor :

- (tak ada)

Kalangan profesi pemakai kendaraan bermotor :

1. Hak mendapat kepenuhan hidup

Kalangan profesi tak memakai kendaraan bermotor :

1. Hak mendapat kepenuhan hidup

Kalangan profesi tak memakai kendaraan bermotor :

-(tak ada)

Dari hasil analisis hak diatas, dapat disimpulkan bahwa keputusan yang paling tepat dan tidak melanggar hak banyak orang adalah :

Memasang polisi tidur.

Jumat, 07 September 2007

Sejarah perkembangan ban

Menurut tante Wiki (Wikipedia), ban (tire-eng) adalah sebuah selaput tertutup bertekanan udara yang digunakan untuk melindungi dan mengurangi pengaruh getaran terhadap lingkaran rangka ban. Ban yang pertama kali di buat oleh manusia adalah ban besi yang digunakan untuk menutup atau melindungi rangka ban yang terbuat dari kayu. Ban yang berjenis seperti ini biasanya digunakan pada gerobak atau dokar. Besi yang digunakan sebagai pelindung tersebut, mula-mula dibentuk menjadi lingkaran dengan cara dipanaskan dalam tungku api hingga bisa dibentuk menjadi serupa lingkaran dan kemudian ditaruh di atas kerangka kayu tersebut hingga melingkupinya lalu kemudian dipadamkan sehingga menciut dan mengepas ke rangka kayu tersebut. Ban modern/ban bertekanan udara yang pertama, diciptakan oleh Scot John Boyd Dunlop, ketika dia pertama kali mendesain roda untuk asepeda putranya yang sengaja dirancang untuk mengurangi guncangan yang menyebabkan sakit kepala ketika mengendarai sepeda dijalan yang kasar (walaupun pada akhirnya paten penemuan ban atas Dunlop dianggap tidak valid setelah diketahui rancangan ban pertama diciptakan oleh Robert William Thomson. Setelah penemuan itulah, ban pneumatic mulai mengalami pengembangan hingga berkembang sampai sekarang.

Rabu, 05 September 2007

Film, buku, dan lagu-lagu bernuansa hi-tech yang mempengaruhi Hidup

Berikut ini adalah film-film bernuansa teknologi yang menurut saya patut diacungi 2 jempol. Mereka masuk nominasi ini karena saya anggap memiliki andil dalam mempengaruhi hidup kita:
1. James Bond
Entah yang muda, entah yang tua, entah laki-laki, entah perempuan, pasti pernah nonton atau paling tidak mendengar namanya. Film ini telah diputar berkali-kali, setiap serinya, di stasiun-stasiun tv negeri kita. Yup, bener banget bahwa film yang satu ini ada
lah film yang menceritakan tentang perjalanan seorang agen rahasia (a.k.a intel) dari negaranya mbah Ratu Elizabeth (ratunya kerajaan Great Britain). Dalam filmnya, digambarkan bahwa sang tokoh (Mr. Bond) adalah orang yang sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat sempurna. gimana ga' sempurna, wong hampir di setiap filmnya dia pasti sukses menjalankan misinya. Nah....barulah sekarang saya akan menceritakan apa pengaruh film ini terhadap kita. Film ini selalu sangat amat sering dibumbui oleh suatu hal yang menarik yaitu peralatan canggih yang d pakai oleh Mr.Bond. Peralatan teknologinya itu loo...canggih amat. dan selain itu Mr. Bond ini memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam hal berkepribadian. Bayangkan saja, hampir di setiap momen dia dapat bersikap begitu tenang. wow...hebat gila.... oleh karena itu film ini menurut saya patut tempatkan di urutan yang ke-3 sebagai salah satu film hi-tech yang paling berpengaruh.


2. The Matrix
Film ini saya tempatkan di urutan ke-2 sebagai film bernuansa hi-tech yang sangat berpengaruh. Film ini menceritakan tentang seorang hacker (in neutral perspective) sekaligus programmer yang getol....sekali untuk berlama-lama di depan komputer nya, menjelajahi dunia antah berantah di luar sana (cyberspace-red). Namun, tak disangka dan tak dikira dia, sang hacker, secara tiba-tiba ditarik untuk menjadi salah satu ehm..eee...apa ya namanya? Maaf, agak lupa tuh. Oke, kita sebut aja "agen" yang ditugaskan untuk menjaga keharmonisan dunia nyata yang ia tempati dahulu yang ternyata, menurut film tersebut, sebenarnya adalah sebuah program yang telah diciptakan dan diatur oleh "seseorang" di luar sana untuk berjalan sebagaimana mestinya. Persis seperti yang ia perintahkan. Singkatnya, hampir semua keadaan/kejadian/hukum alam yang terjadi di dunia nyata itu adalah hasil algoritma data dan manipulasi data si "seseorang" tersebut. (waduh...kalau seperti itu, berarti kita bisa dong mengubah keadaan dunia sesuka kita seperti mengubah bentuk-bentuk hukum fisika dan kimia yang berlaku di bumi ini. jadi kita tidak usah repot-repot lagi mengerjakan UTS dan UAS kimia dan fisika. wong..kita yang nentuin jawabannya seperti apa!) Nah, dalam film ini di tampilkan berbagai macam aksi laga yang menarik dan adu kata-kata yang sangat filosofis diantara mereka. Sumpah....film ini sangat-sangat bernuansa hi-tech dan selain itu isinya sarat makna yang terlalu sulit untuk dijelaskan. Sepertinya lebih baik nonton filmnya dulu baru pasti mengerti maknanya.

3. Doraemon
ah...untuk film berseri yang satu ini, sangat cocok untuk diberi posisi nomor wahid sebagai film bernuansa hi-tech yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan kita. Ya...sangat benar bahwa film ini menceritakan tentang sebuah robot kucing yang datang dari abad ke-22 bernama Doraemon yang bersahabat dengan seorang manusia dari abad ke-20 berama Nobita. Doraemon ini sengaja dikirim dari abad ke-22 oleh seseorang dari sana untuk membantu Nobita dalam menjalani kehidupannya sebab sang pengirim tahu bahwa Nobita ini adalah seseorang yang malas dan bernasib sangat-sangat malang. Kalo soal ceritanya, pasti hampir semua orang sudah tahu isinya. Secara garis besar, isinya bercerita bagaimna sang robot bernama Doraemon tersebut membantu Nobita dalam mengatasi masalah-masalah yang Nobita alami menggunakan bantuan. Nah....hampir semua cerita dalam film berserinya itu sarat dengan makna yang dalam, mulai dari yang mengharukan sampai yang menyenangkan. Secara implisit makna keseluruhannya adalah tentang bagaimana bersahabat yang benar itu dan bagaimana tetap maju walau badai menerjang sekalipun. Namun, untuk film yang satu ini ada sebuah misteri yang belum terpecahkan sampai sekarang yaitu bagaimana endingnya film ini nanti. Nah...sekali lagi nah....kebetulan saya dapat sebuah informasi berharga tentang endingnya. kalo mau lihat, lihat aja di http://www.geocities.com/the_doraemon_resource/ending.htm . setelah membacanya anda boleh nilai sendiri.

And...yang berikutnya kita masuk dalam dunia buku-buku. Buku-buku yang menurut saya bernuansa hi-tech yang patut diperhitungkan keberadaannya :

1.Supernova
Jujur saja, untuk buku yang berjudul seperti ini ( soalnya katanya ada 3 buku) saya belum pernah membacanya. Katanya sih bagus. ceritanya itu seperti cerita Trilogi yang sangat amat membingungkan pembacanya (ini menurut narasumber yang saya tanya lo...). Masing-masing cerita ditulis dalam tiga buku yang berbeda dengan jalan cerita yang menarik.Ceritanya ada macam-macam mulai dari cerita tentang "ksatria, putri dan bintang jatuh" sampai terakhir (katanya lagi) kehidupan seorang "pelacur". Nah... menariknya lagi, dalam buku ini si pengarang menggunakan bahasa yang sangat-sangat "ajaib" dalam bercerita. Penjelasannya itu menggunakan bahasa-bahasa fisika yang sangat rumit, mulai dari hukum newton sampai hukum kuantum macam-macam yang agak aneh. Buku ini sangat cocok dinominasikan di peringkat ke-3 sebagai buku yang berpengaruh soalnya bahasanya rumit serumit-serumitnya benang kusut dan ceritanya juga super aneh. Saya sarankan, lebih baik membaca sendiri bukunya supaya mengerti isinya, baru berkomentar tentang isinya.

2. Gunung "Phi"
Saya yakin, untuk judul yang satu ini pasti jarang yang pernah baca. Ha...ha...ha... Akhirnya bisa juga nyombong sedikit karena pernah membaca buku yang aneh-aneh. Bener lo... buku ini ada dan sepertinya masih dijual. Coba aja dicari di toko-toko buku terdekat. Kalau tidak salah dimensinya agak kecil dan tebalnya dan ga begitu tebal-tebal amat. Cover luarnya berwarna hijau dengan lambang "phi" besar di tengahnya. Isinya sendiri secara garis besar terbagi dalam beberapa cerita. Jadi, istilahnya buku ini memuat cerita-cerita yang isinya masing-masing independen. Kesamaan dari semua cerita yang ada dalam buku ini adalah isinya memuat tentang pencapaian-pencapaian para ilmuwan dalam bidang keahlian mereeka masing-masing. Kalo saya secara pribadi, saya sangat menyukai cerita tentang misi 2 orang ilmuwan super "freak" yang sangat berkeinginan untuk memecahkan misteri urutan angka-angka dalam "phi". Mereka kerja siang-malam, sampai lupa makan, sampai merusak super komputer milik suatu instansi sampai 2 kali, dan membuat repot istri mereka dalam mengurusnya. Bukunya sangat amat mendidik namun bahasa yang digunakan cukup lugas dan sederhana, jadi saya yakin hampir semua pihak dapat membacanya. Beli aja....

3. Angels & Demons
Buku ini adalah hasil karangan salah seorang pengarang terkemuka dan sensasional di dunia, Dan Brown. Cerita yang diambil settingnya tidak begitu berbeda dengan bukunya yang "Da Vinci Code"
yaitu mengambil setting di sekitar Amerika Serikat dan Vatikan City. Tokohnya sendiri juga ga jauh-jauh dari tokoh terkenal sebelumnya, Robert Langdon. Ceritanya bermula dari penemuan anti-materi, sebuah zat yang dipercaya memiliki efisiensi energi yang sangat tinggi yang terbentuk saat pertama kali terjadi "BIG-BANG". Nah...penemunya ini, yang diceritakan sebagai seorang pastor dari Vatikan City, ditemukan telah terbunuh dengan cara yang mengenaskan dan hasil penemuannya juga hilang dicuri orang. Buku ini cocok dinominasikan sebagai buku paling berpengaruh nomor wahid karena isinya sangat menarik, ilmunya luas dan bermacam-macam dan ceritanya sangat-sangat mendebarkan. Sekali lagi, saya sarankan untuk membaca bukunya baru berkomentar.


Fiuh...akhirnya sampai juga yang terakhir. Pembahasan yang terakhir adalah lagu. Berikut ini adalah lagu-lagu yang menurut saya memiliki nuansa hi-tech dan berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

1.Crazy Frog
Ini bukan judul lagu ya pak, tapi ini adalah nama sebuah tim komposer lagu. Hampir semua lagu yang dihasilkan oleh tim komposer ini mirip-mirip dengan lagu-lagu lama yang di re-make dengan program komputer hinnga seperti lagu diskotik. Salah satu lagu yang paling bagus yang pernah di re-make oleh tim komposer ini adalah "We Are The Champion" yang dinyanyikan oleh Queen. Bener deh... jadinya menarik banget dan lucu tapi ga kalah bagus jika dibandingkan dengan lagu aslinya. Saya tidak menominasikan lagu-lagu mereka sebagai lagu yang memiliki pengaruh dalam kehidupan masyarakat pada umumnya akan tetapi saya menominasikan tim komposer ini sebagai salah satu tim yang memiliki peran yang besar dalam dunia karya musik bernuansa teknologi. Jadi tidak salah kan.

2. Pager..
Eh...maaf saya agak lupa judul asli lagunya, tapi salah satu lirik awalnya yang paling saya kenal itu

nit..nit..
pagerku berbunyi

nit..nit..
nit..nit..
begitu bunyinya

Nah... kalau seperti ini, saya yakin pasti tahu lagu yang mana. Lagu yang genrenya semi R'n B, rada Hip-hop, dan ditambah aksen seorang rap sedikit. Lagu ini layak dinominasikan di posisi ke-2 sebagai lagu bertemakan teknologi yang memiliki pengaruh cukup besar di masyarakat, sebab hampir semua orang tahu nada dan liriknya. Coba saja nyanyikan sedikit liriknya, semua orang pasti tahu bagaimana kelanjutannya dan tersenyum manggut-manggut, cengar-cengir, atau mungkin melanjutkan liriknya dengan suara yang cukup pas-pasan. Oleh karena itu, tak ayal lagu ini diberi penghargaan ditempat ke-2.

3.SMS
Nah...kalau lagu yang ini pasti hampir semua orang tahu yang mana. Ini itu lagu yang liriknya kurang lebih seperti ini :

Bang...SMS siapa ini bang,
Kok..pesannya pakai sayang-sayang

Coba saja nyanyikan lagu ini dengan nada yang sedikit agak dangdut dan goyangan yang cukup heboh. Pasti semua orang langsung mengerti bagaimana lagunya. Nah, tidak perlu diragukan lagi kan kalau lagu ini dinominasikan sebagai di posisi nomor 1 sebagai lagu yang paling berpengaruh di Indonesia. He..he..he..